<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7134384625429688554</id><updated>2012-03-18T00:29:39.734-07:00</updated><category term='Yummy Ice Cream'/><category term='Konsep Dasar Kimia'/><title type='text'>MGMP KIMIA SMAN 9 TANGSEL</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mgmp-kimia-sman9tangsel.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7134384625429688554/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mgmp-kimia-sman9tangsel.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>MGMP Kimia SMA Negeri 9 Kota Tangerang Selatan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07386104577870625454</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>2</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7134384625429688554.post-5648647419790507524</id><published>2011-07-18T20:55:00.000-07:00</published><updated>2011-10-06T08:28:18.987-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Yummy Ice Cream'/><title type='text'>Yummy Ice Cream</title><content type='html'>Kalo kita membayangkan es krim,,pasti langsung terbayang kelembutan dan rasa yummy-nya. Untuk membuat dan menyimpan es krim sehingga kelembutan dan rasa yummy-nya terpelihara, kuncinya adalah kimia. Tanpa sifat koligatif larutan atau sifat-sifat koloid tidak mungkin es krim lezat bisa diproduksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-AE5PC2Ay_tM/TiT3wJAwwnI/AAAAAAAAABk/tm-vD7_NV3Y/s1600/ice_cream.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="276" width="300" src="http://3.bp.blogspot.com/-AE5PC2Ay_tM/TiT3wJAwwnI/AAAAAAAAABk/tm-vD7_NV3Y/s320/ice_cream.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Es krim tidak lain berupa busa (gas yang terdispersi dalam cairan) yang diawetkan dengan pendinginan. Walaupun es krim tampak sebagai wujud yang padu, bila dilihat dengan mikroskop akan tampak ada empat komponen penyusun, yaitu padatan globula lemak susu, udara (yang ukurannya tidak lebih besar dari 0,1 mm), kristal-kristal kecil es, dan air yang melarutkan gula, garam, dan protein susu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbagai standar produk makanan di dunia membolehkan penggelembungan campuran es krim dengan udara sampai volumenya menjadi dua kalinya (disebut dengan maksimum 100 persen overrun). Es krim dengan kandungan udara lebih banyak akan terasa lebih cair dan lebih hangat sehingga tidak enak dimakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila kandungan lemak susu terlalu rendah, akan membuat es lebih besar dan teksturnya lebih kasar serta terasa lebih dingin. Emulsifier dan stabilisator dapat menutupi sifat-sifat buruk yang diakibatkan kurangnya lemak susu dan dapat memberi rasa lengket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-PlWz07GDkY4/TiT8dSXq8aI/AAAAAAAAABs/lTqfPtlSEsw/s1600/komponen%2Bice%2Bcream.JPG" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="204" width="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-PlWz07GDkY4/TiT8dSXq8aI/AAAAAAAAABs/lTqfPtlSEsw/s320/komponen%2Bice%2Bcream.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Keterangan gambar&lt;br /&gt;
Es krim bila dilihat dengan mikroskop, lihat skala di gambar kiri 100 mikrometer. Di gambar kanan dalam skala yang lebih besar diperlihatkan komponen-komponennya: kristal es, gelembung udara, gumpalan lemak, dan larutan yang mengandung gula, garam, dan protein susu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-_togH9Ky5dk/TiT-hdaztJI/AAAAAAAAAB0/AbMogtKiBpM/s1600/freezer.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="320" width="264" src="http://3.bp.blogspot.com/-_togH9Ky5dk/TiT-hdaztJI/AAAAAAAAAB0/AbMogtKiBpM/s320/freezer.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pembuatan es krim sebenarnya sederhana saja, yakni mencampurkan bahan-bahan dan kemudian mendinginkannya. Air murni pada tekanan 1 atmosfer akan membeku pada suhu 0°C. Namun, bila ke dalam air dilarutkan zat lain, titik beku air akan menurun. Jadi, untuk membekukan adonan es krim pun memerlukan suhu di bawah 0°C. Misalkan adonan es krim dimasukkan dalam wadah logam, kemudian di ruang antara ember kayu dan wadah logam dimasukkan es.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya, suhu es itu akan kurang dari 0°C (coba cek hal ini dengan mengukur suhu es yang keluar dari lemari pendingin). Namun, permukaan es yang berkontak langsung dengan udara akan segera naik suhunya mencapai 0°C dan sebagiannya akan mencair. Suhu campuran es dan air tadi akan tetap 0°C selama esnya belum semuanya mencair. Seperti disebut di atas, jelas campuran es krim tidak membeku pada suhu 0°C akibat sifat koligatif penurunan titik beku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila ditaburkan sedikit garam ke campuran es dan air tadi, kita mendapatkan hal yang berbeda. Air lelehan es dengan segera akan melarutkan garam yang kita taburkan. Dengan demikian, kristal es akan terapung di larutan garam. Karena larutan garam akan mempunyai titik beku yang lebih rendah dari 0°C, es akan turun suhunya sampai titik beku air garam tercapai. Dengan kata lain, campuran es krim tadi dikelilingi oleh larutan garam yang temperaturnya lebih rendah dari 0°C sehingga adonan es krim itu akan dapat membeku. Hal inilah yang disebut sifat koligatif larutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi, tunggu dulu! Kalau campuran itu hanya dibiarkan saja mendingin tidak akan dihasilkan es krim, melainkan gumpalan padat dan rapat berisi kristal-kristal es yang tidak akan enak kalau dimakan. Bila diinginkan es krim yang enak di mulut, selama proses pembekuan tadi adonan harus diguncang-guncang. Pengocokan atau pengadukan campuran selama proses pembekuan merupakan kunci dalam pembuatan es krim yang baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proses pengguncangan ini bertujuan ganda. Pertama, untuk mengecilkan ukuran kristal es yang terbentuk; semakin kecil ukuran kristal esnya, semakin lembut es krim yang terbentuk. Kedua, dengan proses ini akan terjadi pencampuran udara ke dalam adonan es krim. Gelembung-gelembung udara yang tercampur ke dalam adonan inilah yang menghasilkan busa yang seragam (homogen).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
by: Lina Nur A, S.Pd&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=9727020&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7134384625429688554-5648647419790507524?l=mgmp-kimia-sman9tangsel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mgmp-kimia-sman9tangsel.blogspot.com/feeds/5648647419790507524/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7134384625429688554&amp;postID=5648647419790507524' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7134384625429688554/posts/default/5648647419790507524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7134384625429688554/posts/default/5648647419790507524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mgmp-kimia-sman9tangsel.blogspot.com/2011/07/yummy-ice-cream.html' title='Yummy Ice Cream'/><author><name>MGMP Kimia SMA Negeri 9 Kota Tangerang Selatan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07386104577870625454</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-AE5PC2Ay_tM/TiT3wJAwwnI/AAAAAAAAABk/tm-vD7_NV3Y/s72-c/ice_cream.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7134384625429688554.post-4715831225162325767</id><published>2011-07-14T21:44:00.004-07:00</published><updated>2012-02-23T19:24:20.450-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsep Dasar Kimia'/><title type='text'>Konsep Dasar Kimia</title><content type='html'>Kimia adalah salah satu ilmu yang mempelajari mengenai komposisi, struktur, dan sifat zat atau materi dari skala atom hingga molekul serta perubahan atau transformasi serta interaksi mereka untuk membentuk materi yang ditemukan sehari-hari. Kimia juga mempelajari pemahaman sifat dan interaksi atom individu dengan tujuan untuk menerapkan pengetahuan tersebut pada tingkat makroskopik. Menurut kimia modern, sifat fisik materi umumnya ditentukan oleh struktur pada tingkat atom yang pada gilirannya ditentukan oleh gaya antaratom dan ikatan kimia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Konsep Dasar Kimia &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atom adalah suatu kumpulan materi yang terdiri atas inti yang bermuatan positif, yang biasanya mengandung proton dan neutron, dan beberapa elektron di sekitarnya yang mengimbangi muatan positif inti. Atom juga merupakan satuan terkecil yang dapat diuraikan dari suatu unsur dan masih mempertahankan sifatnya, terbentuk dari inti yang rapat dan bermuatan positif dikelilingi oleh suatu sistem elektron.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Unsur adalah sekelompok atom yang memiliki jumlah proton yang sama pada intinya. Jumlah ini disebut sebagai nomor atom unsur. Sebagai contoh, semua atom yang memiliki 6 proton pada intinya adalah atom dari unsur kimia karbon, dan semua atom yang memiliki 92 proton pada intinya adalah atom unsur uranium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tampilan unsur-unsur yang paling pas adalah dalam tabel periodik, yang mengelompokkan unsur-unsur berdasarkan kemiripan sifat kimianya. Daftar unsur berdasarkan nama, lambang, dan nomor atom juga tersedia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Unsur Kimia yang ada di alam, terdapat dalam Periodik Tabel sebagai berikut&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-dEPfHmduUsg/Th_DQ5oJf6I/AAAAAAAAABc/lEfZ-OjD6KA/s1600/Periodic_table.svg.png" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="180" width="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-dEPfHmduUsg/Th_DQ5oJf6I/AAAAAAAAABc/lEfZ-OjD6KA/s320/Periodic_table.svg.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ion atau spesies bermuatan, atau suatu atom atau molekul yang kehilangan atau mendapatkan satu atau lebih elektron. Kation bermuatan positif (misalnya kation natrium Na+) dan anion bermuatan negatif (misalnya klorida Cl−) dapat membentuk garam netral (misalnya natrium klorida, NaCl). Contoh ion poliatom yang tidak terpecah sewaktu reaksi asam-basa adalah hidroksida (OH−) dan fosfat (PO43−).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyawa merupakan suatu zat yang dibentuk oleh dua atau lebih unsur dengan perbandingan tetap yang menentukan susunannya. sebagai contoh, air merupakan senyawa yang mengandung hidrogen dan oksigen dengan perbandingan dua terhadap satu. Senyawa dibentuk dan diuraikan oleh reaksi kimia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Molekul adalah bagian terkecil dan tidak terpecah dari suatu senyawa kimia murni yang masih mempertahankan sifat kimia dan fisik yang unik. Suatu molekul terdiri dari dua atau lebih atom yang terikat satu sama lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7134384625429688554-4715831225162325767?l=mgmp-kimia-sman9tangsel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mgmp-kimia-sman9tangsel.blogspot.com/feeds/4715831225162325767/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7134384625429688554&amp;postID=4715831225162325767' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7134384625429688554/posts/default/4715831225162325767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7134384625429688554/posts/default/4715831225162325767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mgmp-kimia-sman9tangsel.blogspot.com/2011/07/kimia-adalah-salah-satu-ilmu-yang.html' title='Konsep Dasar Kimia'/><author><name>MGMP Kimia SMA Negeri 9 Kota Tangerang Selatan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07386104577870625454</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-dEPfHmduUsg/Th_DQ5oJf6I/AAAAAAAAABc/lEfZ-OjD6KA/s72-c/Periodic_table.svg.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
